Jumat, 27 Agustus 2010

Tiada yang Abadi

Bila malam datang menjelang
Terasa berat menyesakkan jiwa
Hanya bertemankan rembulan
Sendiri bertahan

Tiada seindah waktu itu
Kala dunia penuh dengan tawa

Tak pernah terlintas olehku
Begini akhirnya


Sepi sendiri disini
Semua tlah sirna
Hanya sekejap saja

Tiada yang akan abadi
Hanya menanti
Sang surya bersinar kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar